haji-onh-plus

Onh Plus 2025-2026 | Haji Khusus Haqeem Travel | Plus Resmi

Onh Plus 2025-2026 | Haji Khusus Haqeem Travel | Plus Resmi

Onh Plus Penyelenggara perjalanan ibadah umrah dan haji terpercaya yang telah mengantongi izin resmi PPIU No. 11/2020 dan PIHK No. 848/2020 & Terakreditasi A. Dengan Haqeem Travel, Anda akan merasakan layanan penuh kejujuran dan sunah amanah profesional.

Kami senantiasa mendampingi para tamu Allah menuju Baitullah dengan komitmen memberikan pelayanan terbaik, demi tercapainya ibadah umrah yang mabrur.

 

Biaya Haji Onh Plus 2025

haji-khusus-2025

Biaya untuk Haji ONH Plus mulai dari harga $10.900.

Setoran awal: $4.500

  • Dua minggu setelah pendaftaran, calon jamaah akan menerima nomor porsi keberangkatan yang dapat dicek melalui sistem kuota Haji Kementerian Agama Republik Indonesia secara online.

Biaya yang tercantum berlaku untuk tahun 2025. Harga tersebut dapat mengalami penyesuaian pada tahun keberangkatan, tergantung pada nilai tukar mata uang, kebijakan Kementerian Agama, serta faktor-faktor ekonomi yang berlaku.

Apa itu Haji Onh Plus Atau Haji Khusus?

Haji ONH Plus, atau dikenal juga sebagai Haji Khusus, adalah program pelaksanaan ibadah haji yang menawarkan layanan lebih eksklusif dibanding Haji Reguler. Pelaksanaannya dikelola oleh Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang telah memiliki izin resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Fasilitas dalam Haji ONH Plus mencakup:

  • Masa tunggu lebih singkat dibandingkan dengan Haji Reguler.
  • Akomodasi yang lebih nyaman dengan lokasi dekat tempat ibadah.
  • Bimbingan intensif selama perjalanan haji.

Masa Tunggu Haji di Indonesia
Masa tunggu untuk keberangkatan haji di Indonesia bervariasi berdasarkan jenis haji dan wilayah pendaftarannya:

  • Haji Reguler:
    Masa tunggu rata-rata mencapai 20–44 tahun, tergantung daerah. Wilayah dengan masa tunggu tercepat adalah Kabupaten Mahakam Ulu (2027), sementara wilayah dengan masa tunggu terlama adalah Kabupaten Bantaeng (44 tahun).
  • Haji ONH Plus:
    Masa tunggu lebih singkat, rata-rata 5–7 tahun setelah pendaftaran, bergantung pada kuota yang tersedia.

Jenis-Jenis Visa Haji
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, visa haji yang digunakan terdiri atas:

  • Visa Haji Kuota Indonesia
    Haji Reguler: Dikelola langsung oleh Kementerian Agama RI.
    Haji Khusus (ONH Plus): Dikelola oleh PIHK yang berizin resmi.
  • Visa Haji Mujamalah
    Visa undangan yang diberikan oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, di mana jamaah mendapatkan layanan dokumen, transportasi, akomodasi, konsumsi, dan kesehatan melalui PIHK.

Macam-Macam Haji

  • Haji Reguler
    Diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI dengan biaya lebih terjangkau namun masa tunggu lebih lama.
  • Haji Khusus (ONH Plus)
    Menawarkan kenyamanan tambahan seperti akomodasi lebih baik, lokasi dekat dengan tempat ibadah, dan bimbingan lebih intensif.
  • Haji Furoda
    Menggunakan visa undangan langsung dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, tanpa antrean masa tunggu, tetapi biayanya jauh lebih tinggi.
  • Haji Mabrurah (Haji Non-Kuota)
    Pelaksanaan haji dengan skema khusus, biasanya dikhususkan bagi pejabat atau tokoh tertentu atas undangan khusus.

Masa tunggu keberangkatan haji menjadi salah satu pertimbangan utama bagi masyarakat dalam memilih jenis haji. Dengan daftar tunggu untuk Haji Reguler yang bisa mencapai puluhan tahun, Haji ONH Plus menjadi alternatif bagi mereka yang ingin berangkat lebih cepat. Namun, keputusannya juga perlu disesuaikan dengan biaya, kenyamanan, dan kebutuhan masing-masing jamaah.

Keunggulan Haji Khusus dengan Kuota Resmi

Berikut adalah keunggulan Haji Khusus dengan kuota resmi yang dapat menjadi bahan pertimbangan untuk melaksanakan ibadah haji:

  • Kuota Resmi
    Diselenggarakan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Agama RI
  • Waktu Tunggu Relatif Cepat
    Waktu tunggu diperkirakan antara 5 hingga 7 tahun.
  • Fasilitas Premium
    Mendapatkan akomodasi hotel berbintang 5 yang nyaman.
  • Lokasi Strategis
    Hotel makkah dan madinah sangat dekat dengan Masjid.
    Jarak dari maktab ke Jamarat sangat dekat, memudahkan perjalanan ibadah.
  • Pelayanan Unggul
    Fasilitas terbaik untuk jamaah guna mendukung kenyamanan dalam beribadah.
  • Penyelenggaraan Resmi
    Diselenggarakan oleh biro perjalanan yang terakreditasi dan terdaftar sebagai Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).
  • City Tour
    Program tambahan kunjungan ke tempat-tempat bersejarah yang memiliki nilai islami.
  • Terjamin dan Aman
    Pengelolaan ibadah yang aman, terpercaya, dan sesuai regulasi pemerintah.

Cara Daftar Haji ONH Plus
Untuk mendaftar Haji ONH Plus, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
Hubungi Agen Penyedia Haji ONH Plus Resmi
Pilih Haqeem Travel Haji & Umroh yang memiliki izin resmi dari Kementerian Agama RI untuk pelaksanaan Haji ONH Plus. Pastikan Travel tersebut terdaftar sebagai Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).

  • Pengisian Formulir Pendaftaran
    Calon Jamaah (usia minimal 12tahun) datang ke kantor Haqeem Travel untuk melengkapi formulir pendaftaran dengan data pribadi seperti nama, alamat, nomor paspor, dan informasi terkait.
  • Setoran Awal
    Calon jamaah diwajibkan membayar setoran awal/Dp Haji ONH Plus 2025 / Haji Khusus sebesar $4.500 (kalau di rupiahkan sebesar Rp. 72.000.000,- dengan kurs Rp. 16.000/1$) ke Rekening Haqeem Travel. Setoran ini bervariasi tergantung paket yang dipilih.
  • Dokumentasi
    Serahkan dokumen penting seperti fotokopi paspor, KTP, buku nikah (bagi yang sudah menikah), dan pas foto sesuai dengan ketentuan.
  • Konfirmasi Pendaftaran
    Setelah pendaftaran dan pembayaran setoran awal, Haqeem Travel Haji (sebagai mewakili calon jamaah) akan mendaftarkan Haji ONH Plus 2025 ke kantor wilayah Kemenag untuk Calon jamaah akan menerima Bukti BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) atau Nomor Porsi setelah melakukan pembayaran uang muka Haji ONH Plus 2024, yang akan dikirim dalam waktu 2 hingga 5 hari kerja. Nomor ini bisa Anda cek secara online melalui sistem kuota Haji Kementerian Agama.
    Haqeem Travel menyerahkan BPIH Setoran Awal ke Calon Jamaah
  • Pelunasan Biaya
    Calon Jamaah akan diberitahukan oleh Pihak Haqeem Travel kapan waktunya untuk melakukan pelunasan biaya Haji ONH Plus, yang biasanya dilakukan pelunasan 4 bulan sebelum keberangkatan. Pastikan untuk melunasi biaya sesuai instruksi dari Haqeem Travel.
  • Persiapan Keberangkatan
    Setelah pelunasan, pihak Haqeem Travel akan melakukan koordinasi lebih lanjut mengenai jadwal, tempat keberangkatan, pelatihan manasik, dan kelengkapan lainnya, seperti pengaturan akomodasi dan transportasi.
  • Keberangkatan
    Menunggu panggilan keberangkatan yang sudah dipastikan oleh Travel Haji, dan Anda akan diberangkatkan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Baca Juga :  Biaya ONH Plus 2026 Terbaru: Berangkat 5–7 Tahun Tanpa Antre Lama

Haji ONH Plus menawarkan waktu tunggu yang lebih pendek jika dibandingkan dengan Haji Reguler, biasanya berkisar antara 5 hingga 7 tahun. Pastikan untuk selalu berkoordinasi dengan Haqeem Travel mengenai informasi terkini mengenai biaya, persiapan, dan dokumen yang diperlukan.

Jadwal Atau Itinerary Perjalanan Haji ONH Plus

Hari 1: 25 Dzulqaidah (Jakarta – Madinah)
Peserta berkumpul di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Setelah makan, mengikuti pengarahan dan doa pelepasan, jamaah menuju ruang tunggu.
Perjalanan dilanjutkan dengan penerbangan menuju Madinah menggunakan Saudi Airlines. Setelah menyelesaikan proses imigrasi, jamaah akan melanjutkan perjalanan ke hotel menggunakan bus. Setibanya di hotel, peserta melakukan check-in dan istirahat.

Hari 2: 26 Dzulqaidah (Madinah)
Pagi hari setelah shalat Subuh dan sarapan, jamaah melakukan ziarah ke Makam Rasulullah ﷺ serta dua sahabatnya, Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhuma. Jika memungkinkan, jamaah juga dapat beribadah di Raudhah (Taman Surga) di Masjid Nabawi.
Selama hari tersebut, jamaah dianjurkan melaksanakan shalat Arbain berjamaah dan memperbanyak ibadah sunnah di Masjid Nabawi.

Hari 3: 27 Dzulqaidah (Madinah)
Setelah shalat Subuh dan sarapan pagi, peserta mengikuti tausiah dari pembimbing.
Jamaah terus memperbanyak ibadah sunnah dan menyelesaikan shalat Arbain berjamaah di Masjid Nabawi.

Hari 4: 28 Dzulqaidah (Madinah)
Di pagi hari, jamaah memulai ziarah ke berbagai tempat bersejarah di Madinah seperti Masjid Quba (masjid pertama yang dibangun Rasulullah ﷺ), Masjid Qiblatain, Jabal Uhud, dan Pasar Kurma.
Kembali ke Masjid Nabawi untuk melaksanakan ibadah Arbain berjamaah dan memperbanyak ibadah sunnah.

Hari 5: 29 Dzulqaidah (Madinah)

Pagi hari setelah shalat Subuh dan sarapan, jamaah mengikuti sesi tausiah dan pembelajaran manasik haji (bersifat kondisional).
Selanjutnya, melaksanakan shalat fardhu berjamaah untuk menyempurnakan shalat Arbain, sambil memperbanyak ibadah sunnah di Masjid Nabawi.

Hari 6: 01 Dzulhijjah (Madinah)

Setelah menyelesaikan shalat Subuh dan menikmati sarapan, jamaah mengunjungi area Makam Baqi, Museum Rasulullah ﷺ, serta Museum Asmaul Husna.
Di sisa waktu, jamaah melanjutkan ibadah dengan menyempurnakan shalat fardhu Arbain berjamaah dan meningkatkan amalan sunnah di Masjid Nabawi.

Baca Juga :  Biaya Haji Plus 2026 Terbaru: Paket Berangkat Cepat Fasilitas VIP

Hari 7: 02 Dzulhijjah (Madinah)

Usai shalat Subuh dan sarapan, jamaah mengikuti sesi tausiah serta panduan manasik haji (menyesuaikan situasi).
Kemudian melanjutkan rangkaian ibadah dengan menunaikan shalat fardhu berjamaah untuk melengkapi shalat Arbain, serta memperbanyak amalan sunnah di Masjid Nabawi.

Hari 8: 03 Dzulhijjah (Madinah)

Setelah shalat Subuh dan menikmati sarapan, jamaah melakukan kunjungan ke Masjid Ali bin Abi Thalib, Masjid Ghamamah, Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq, Masjid Umar bin Khattab, dan lokasi lainnya.
Selanjutnya, menunaikan shalat fardhu berjamaah sebagai bagian dari ibadah Arbain, serta meningkatkan amalan sunnah di Masjid Nabawi.

Hari 9: 04 Dzulhijjah (Madinah)

Setelah menunaikan shalat Subuh dan menikmati sarapan, jamaah mengikuti tausiah, manasik, serta pengarahan terkait persiapan keberangkatan ke Mekkah (sesuai kondisi).
Ibadah dilanjutkan dengan menyempurnakan shalat fardhu berjamaah untuk Arbain dan memperbanyak amalan sunnah di Masjid Nabawi.

Hari 10: 05 Dzulhijjah (Madinah – Apartemen)

Setelah melaksanakan shalat Subuh dan sarapan pagi, jamaah mempersiapkan diri untuk menuju Mekkah guna melaksanakan ibadah umrah. Dalam perjalanan, jamaah berhenti di Bir Ali untuk mengambil miqat.
Setibanya di Makkah, jamaah check-in di apartemen transit untuk menyimpan barang. Setelah itu, bersama-sama menuju Masjidil Haram untuk melaksanakan rangkaian umrah (kondisional).
Usai ibadah umrah, jamaah kembali ke tempat transit untuk beristirahat.

Hari 11: 06 Dzulhijjah (Apartemen)

Setiap selesai shalat Subuh dan Ashar, jamaah mengikuti sesi tausiah dan penguatan manasik haji (menyesuaikan situasi).
Usai shalat Maghrib, jamaah bersama-sama membaca dan mendalami Al-Qur’an.
Setelah shalat Dzuhur dan Isya, tersedia waktu untuk konsultasi kesehatan.
Jamaah juga melaksanakan shalat fardhu berjamaah dan memperbanyak ibadah sunnah.

Hari 12: 07 Dzulhijjah (Apartemen)

Pemantapan manasik haji dan tausiah berlangsung setiap selesai shalat Subuh dan Ashar (tergantung kondisi).
Aktivitas membaca Al-Qur’an dilakukan bersama-sama setelah shalat Maghrib.
Konsultasi kesehatan dilaksanakan usai shalat Dzuhur dan Isya.
Selain itu, jamaah menunaikan shalat fardhu berjamaah dan meningkatkan amalan sunnah.

Hari 13: 08 Dzulhijjah (Apartemen)

Setelah menunaikan shalat Dzuhur dan menyantap makan siang, jamaah bersiap mengenakan pakaian ihram untuk menuju Mina dengan bus pada Hari Tarwiyah.
Sesampainya di Mina, jamaah memperbanyak ibadah seperti dzikir, membaca Al-Qur’an, dan mempersiapkan diri untuk prosesi haji.
Juga dilakukan sesi penguatan manasik haji dan tausiah untuk persiapan menuju Arafah.
Selain itu, jamaah menunaikan shalat fardhu berjamaah dan meningkatkan amalan sunnah.

Hari 14: 09 Dzulhijjah (Apartemen – Mina)

Di pagi hari setelah shalat Subuh berjamaah dan sarapan, jamaah memulai perjalanan menuju Arafah dengan bus untuk melaksanakan wukuf.
Ba’da shalat Dzuhur, dilakukan khutbah wukuf yang diiringi dengan dzikir dan doa bersama.
Usai shalat Isya dan menikmati makan malam, jamaah melanjutkan perjalanan ke Muzdalifah dengan bus untuk bermalam (mabit), seraya mengumpulkan batu sebagai persiapan lontar jumrah.

Hari 15: 10 Dzulhijjah (Mina – Arafah – Muzdalifah)

Jamaah melanjutkan perjalanan menuju Mina dengan bus untuk melakukan lontar Jumrah Aqabah.
Setelah itu, rombongan menuju Masjidil Haram untuk menunaikan Tawaf Ifadah diikuti dengan tahallul (menyesuaikan situasi), sebelum kembali ke tenda di Mina.
Di tenda Mina, jamaah melaksanakan shalat fardhu berjamaah, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak ibadah sunnah.

Hari 16: 11 Dzulhijjah (Muzdalifah – Mina – Masjidil Haram – Mina)

Jamaah mengawali hari dengan shalat fardhu berjamaah, diikuti dengan kegiatan membaca Al-Qur’an dan meningkatkan ibadah sunnah.
Selanjutnya, jamaah melakukan lontar jumrah (sughra, wusta, dan aqabah).
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan mendengarkan tausiah, mengambil pelajaran berhaji, serta pembekalan sebelum kembali ke tanah air.

Hari 17: 12 Dzulhijjah (Mina)

Setelah shalat berjamaah, jamaah kembali memperbanyak amalan ibadah seperti membaca Al-Qur’an dan melaksanakan lontar jumrah (sughra, wusta, dan aqabah) bagi yang memilih nafar awal.
Selanjutnya, rombongan kembali ke apartemen transit untuk beristirahat.
Di akhir kegiatan, jamaah menyimak tausiah mengenai hikmah pelaksanaan haji dan mendapatkan pembekalan persiapan kembali ke tanah suci.

Hari 18: 13 Dzulhijjah (Mina – Apartemen Transit)

Baca Juga :  PROGRAM TABUNGAN HAJI KHUSUS | HAQEEM TRAVEL

Rangkaian kegiatan diawali dengan mendengarkan tausiah yang membahas hikmah haji dan persiapan untuk kepulangan ke tanah air.
Melaksanakan shalat fardhu berjamaah, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak amalan sunnah lainnya.
Jamaah juga berkesempatan melakukan konsultasi kesehatan dan agama setelah shalat fardhu.

Hari 19: 14 Dzulhijjah (Apartemen Transit – Hotel Makkah)

Acara dimulai dengan mendengarkan tausiah mengenai hikmah pelaksanaan haji serta pembekalan untuk kepulangan.
Setelah shalat Dzuhur dan makan siang, jamaah melakukan proses check-out dari apartemen transit menuju hotel di Makkah.
Di Masjidil Haram, jamaah menjalankan shalat fardhu berjamaah, membaca Al-Qur’an, dan meningkatkan ibadah sunnah lainnya.

Hari 20: 15 Dzulhijjah (Makkah)

Melaksanakan shalat fardhu berjamaah, membaca Al-Qur’an, dan ibadah sunnah di Masjidil Haram.
Setelah shalat Subuh dan sarapan pagi, atau sekitar pukul 08.00, jamaah melakukan kunjungan ke museum sahabat Rasulullah, tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW, dan area penampungan air zamzam (disesuaikan dengan kondisi).

Hari 21: 16 Dzulhijjah (Makkah)

Setelah shalat Subuh dan sarapan pagi, atau sekitar pukul 07.00, jamaah berziarah ke berbagai lokasi bersejarah, antara lain:

  • Jabal Tsur, tempat persembunyian Rasulullah dari kejaran kaum Quraisy.
  • Padang Arafah, lokasi pelaksanaan wukuf bagi jamaah haji.
  • Jabal Rahmah, yang dipercaya sebagai tempat pertemuan Nabi Adam dan Siti Hawa.
  • Muzdalifah, lokasi mabit dan pengumpulan batu untuk lontar jumrah.
  • Mina, tempat mabit dan pelaksanaan lontar jumrah.
  • Jabal Nur/Gua Hira, lokasi turunnya wahyu pertama kepada Rasulullah.
  • Miqat di Ji’ranah, untuk niat umrah.

Selanjutnya, jamaah kembali ke hotel. (kondisional)
Setelah makan siang, jamaah menuju Masjidil Haram untuk melaksanakan shalat Dzuhur, diikuti oleh pelaksanaan umrah bagi yang berminat.
Jamaah juga menjalankan shalat Ashar, Maghrib, dan Isya secara berjamaah, serta memperbanyak ibadah sunnah di Masjidil Haram.

Hari 22: 17 Dzulhijjah (Makkah)

Kegiatan hari ini meliputi melaksanakan shalat fardhu berjamaah, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak ibadah sunnah lainnya di Masjidil Haram.

Hari 23: 18 Dzulhijjah (Makkah)

Setelah shalat Subuh dan sarapan pagi, atau sekitar pukul 07.00, jamaah mengikuti ziarah Kota Makkah, mengunjungi:

  • Museum Haramain.
  • Peternakan unta.
  • Miqat di Hudaibiyah untuk berniat umrah (tawaf, sai, dan tahallul). (kondisional)

Setelah makan siang, jamaah menuju Masjidil Haram untuk shalat Dzuhur, diikuti oleh pelaksanaan umrah bagi yang berkeinginan.
Jamaah melanjutkan dengan shalat fardhu berjamaah serta memperbanyak ibadah sunnah di Masjidil Haram.

Hari 24: 19 Dzulhijjah (Makkah)

Mengikuti shalat fardhu berjamaah, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak ibadah sunnah lainnya di Masjidil Haram.

Hari 25: 20 Dzulhijjah (Makkah – Jeddah)

Setelah melaksanakan shalat Subuh dan sarapan pagi, sekitar pukul 07.00 waktu Saudi, jamaah melakukan tawaf wada sebagai penghormatan perpisahan di Masjidil Haram.
Kemudian kembali ke hotel untuk proses check-out. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan menuju Jeddah untuk city tour ke lokasi berikut:

  • Museum Al-Ahmoodi.
  • Makam Siti Hawa.
  • Masjid Qishos.
  • Pasar Corniche. (kondisional)

Setelah city tour, jamaah melanjutkan perjalanan ke Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah untuk penerbangan kembali ke tanah air.

Hari 26: 21 Dzulhijjah (Jeddah – Jakarta)

Insya Allah jamaah tiba di Bandara Soekarno-Hatta dengan selamat. Dengan rasa syukur, seluruh perjalanan diakhiri dengan ucapan Alhamdulillah. Terima kasih telah mempercayakan Alindra Haqeem Travel sebagai mitra perjalanan Anda. Semoga seluruh rangkaian ibadah haji yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT dan mendapat predikat haji mabrur. Aamiin.

 

Kantor Pendaftaran Haji ONH Plus

Haqeem travel penyelenggara Haji dan Umroh, untuk pendaftaran bisa datang ke kantor yang beralamat di Jl. Samali no 31, Pasar Minggu, Jakarta Selatan

Alhamdulillah, dengan layanan online di haqeemumrohhaji.com, kami siap melayani jamaah dari seluruh Indonesia tanpa batas wilayah. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi setiap calon jamaah.

Kami paham bahwa biaya haji adalah investasi besar, dan kami berusaha menjaga kepercayaan dengan pelayanan yang aman dan profesional.

Untuk mempermudah koordinasi, kami memiliki perwakilan yang siap melayani calon jamaah di seluruh wilayah.

Scroll to Top